Kaum muslimin dari
berbagai penjuru dunia yang berjumlah sekitar 2 juta orang setiap tahunnya
menunaikan ibadah haji ke tanah suci Makkah, bahkan tidak sedikit dari mereka
yang menunaikan ibadah haji itu untuk kesekian kalinya, tak ada perasaan bosan
apalagi kapok dalam menunaikan ibadah haji meskipun harus berkorban dengan
harta, tenaga dan menghadapi sejumlah kesulitan. Bahkan setiap muslim yang
sudah menunaikannya tetap ingin mengulanginya lagi meskipun kewajiban haji
hanya sekali dalam seumur hidup.
Kalau bukan panggilan iman, mana mungkin seorang hamba mau meninggalkan
segala urusan duniawi dengan pengorbanan harta, waktu dan tenaga guna
menunaikan ibadah haji. Sudah lama niat ditancapkan ke dalam hati, danan
dikumpulkan, lesehatanbadan dijaga, manasik haji dihafalkan dan fatwa-fatwa
serta nasehat-nasehat para ulama dihayati dalam-dalam dengan harapan agar
cita-cita menunaikan ibadah haji tidak sia-sia dihadapan Allah swt.
Ibadah haji memberikan pelajaran yang sangat besar dan berharga kepada setiap
orang yang menunaikannya, karenanya pantas kalau haji kita sebut juga sebagai
madrasah atau sekolah yang diantara fungsinya adalah untuk membina dan menempa
orang yang berada didalamnya. Kalau kita sederhanakan, paling tidak ada tujuh
tempaan atau binaan ibadah haji bagi orang yang menunaikannya.